Pengaruh Teknik Brisk Walking Exercise Terhadap Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi
Abstract
Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskuler yang dapat merusak sejumlah organ penting dalam tubuh dan memiliki dampak mortalitas dan morbiditas yang sangat tinggi. Penyakit kardiovaskular merupakan penyebab utama kematian secara global. Brisk Walking Excercise adalah salah satu bentuk latihan aerobik atau bentuk latihan aktivitas sedang pada pasien darah tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Teknik Brisk Walking Exercise pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Sumber Urip Kecamatan Selupu Rejang Kabupaten Rejang Lebong. Metode Desain penelitian ini adalah menggunakan Pre-Eksperiment dengan menggunakan The One Group Pretest- Posttest Design. Penelitian ini mengambil sampel dari populasi dengan cara teknik Purposive Sampling dengan total sampel 32 Responden yang berada diwilayah kerja Puskesmas Sumber Urip. Data yang di gunakan adalah data primer dan data sekunder, data dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji statistik Wilcoxon. Hasil penelitian didapatkan: rata-rata diastol sebelum perlakuan adalah 95,94mmHg dengan standar deviasi 4,990 mmHg. Rata-rata diastol setelah perlakuan adalah 84,06 mmHg dengan standar deviasi 5,599 mmHg. Hasil uji Wilcoxon didapatkan hasil p-value=0,000. Kesimpulan: ada pengaruh Teknik Brisk Walking Exercise pada pasien hipertensi. Saran Teknik Brisk Walking ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mencegah dan mengobati penyakit hipertensi.
Kata Kunci: brisk walking, hipertensi, tekanan darah
Full Text:
PDFReferences
Agustine, J. (2020). Penatalaksanaan Hipertensi. Jurnal Kesehatan Saintika, 2 (2): 99-102. Retrieved from: https://jurnal.syedzasaintika.ac.id/index.php/meditory/article/viewFile/614/367
Dinas Kesehatan Kota Bengkulu. (2018). Laporan Riset Kesehatan Dasar Tahun 2017-2018. Bengkulu: Dinas Kesehatan Kota bengkulu.
Julistyanisa, Dian, & Chanif .(2022). Pemberian Teknik Brisk Walking Exsercise Terhadap Tekanan Darah. Jurnal Ners Muda, 3(3), 346-355 Retrieved from: .
https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/nersmuda/article/view/10535
Kemenkes RI. (2018). Laporan Hasil Riset Kesehatan Dasar Indonesia tahun 2014. Jakarta : Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
Kowalski, R.E. (2019). Terapi Hipertensi: Program Delapan Minggu Mengurangi Tekanan Darah Dan Mengurangi Risiko Serangan Jantung dan Stroke Secara Alami. Bandung: Mizan Pustaka.
Masadah dkk . (2021). Pengaruh Brisk Walking Exercise terhadap Perubahan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi. Jurnal Keperawatan Terpadu, 3(2): 73- 84. Retrieved from:
http://jkt.poltekkesmataram.ac.id/index.php/home/article/view/225/100
Nixson. (2018). KMB 1 Keperawatan Medikal Bedah (Keperawatan dewasa). Yogyakarta: Nuha Medika.
Kemenkes RI. (2018). Riskesdas 2018. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan.
Soegondo. (2013). Keperawatan Medikal Bedah. jakarta: EGC.
Susyanti, (2018) . Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
WHO. (2020) Global Health Estimates : Deasths By Cause, Age, By Country And By Region, Geneva : World Health Organization
Wijaya, A. S., & Putri, Y. M. (2019) KMB 1 Keperawatan Medikal Bedah (Keperawatan Dewasa). Yogyakarta: Nuha Medika.
DOI: https://doi.org/10.37638/jsk.31.1.26-32
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2024 Loren Juksen, Dian Dwiana Maydinar, Neni Triana, Ariyus Popsi gito, Gatot Supriyanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
JURNAL SAINS KESEHATAN indexed by:
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)
STIKES Tri Mandiri Sakti Bengkulu
Mail : Jalan Raya Hibrida No. 3, Sido Mulyo, Gading Cempaka, Sido Mulyo, Bengkulu, Kota Bengkulu, Bengkulu 38229Telp :(0736) 25091 Fax (0736) 23703
email: jsk@stikestrimandirisakti.ac.id

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License









_1.png)




